Failed to Get RSS Data
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 19-10-2012
  BNN SURVEI IMPLEMETASI INPRES PEMBERANTASAN NARKOBA.
  Kupang, tirilolok.com - Kepala Bagian Kebijakan Nasional P4GN BNN Fauzan Jamal kepada Wartawan di Balai Kota Kupang Kamis (18/10/12) mengatakan, kedatangannya ke Kota Kupang untuk melakukan survey terkait Implementasi pelaksanaan Inpres nomor 12 tahun 2011 tentang Kebijakan Nasional Penanggulangan Narkoba.

“ Samapai sejauh ini belum sampai 50 % juga implementasi Inpres tersebut di daerah”, ujar Fauzan.

Menurut Jamal, dia ditugaskan untuk mencari tahu apa kelemahan BNN daerah sehingga Implementasi Inpres itu belum berjalan maximal.

Ditanya separah apa peredaran Narkoba di Indonesia, Jamal mengatakan, secara umum peredaran narkoba di Indonesia sudah mencapai 2,8 persen dari penduduk Inonesia.

“ sekitar 3 jutaan yang pengedar dan pemakai narkoba di Indonesia”, urainya.

Jamal menjelaskan, BNN memiliki 4 Pilar dalam penanggulangan Narkoba di Indonesia yakni Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi dan Pemberantasan dengan menerapkan prinsip setiap orang diberlakukan sama di mata hukum sesuai perannya.

“ Kalau pengedar tentu hukumannya lain. Kalau pemakai ya bisa saja putusan pengadilan Rehabilitasi”, kata Jamal.

Ketua BNN Provinsi NTT Aloysius Dando menjelaskan, jumlah pemakai Narkoba di NTT mencapai 43.000 didominasi pengguna narkoba jenis Shabu-shabu.

“ Jumlah ini menurun dibandingkan data 2010 yang mencapai 60 ribu lebih”, ujarnya.

BNN Provinsi bersama BNN Kabupaten Kota di NTT terus berupaya membatasi ruang gerak para pengedar dan pemakai sehingga target tahun 2015 sebagai tahun bebas Narkoba bisa dicapai. (VN-02)
   
 
Sound:
footer2.jpg