RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 21-10-2013
  OKTO NAIF PR : PARA IMAM PERLU BELAJAR DARI SANTU YOHANES MARIA VIANNEY.
  Kupang, tirilolok.com - Dosen Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang, Romo Oktovianus Naif Pr, dalam Seminar bertajuk “ Kehidupan Imam di Tengah Tantangan Zaman” di gereja Santu Yosef Pekerja Penfui Kupang Kamis Malam 17 Oktober mengemukakan, para imam maupun calon imam perlu belajar dari cara hidup Santu Yohanes Maria Vianney yang meski pun bodoh tetapi suci dan menjadi pelindung para imam.

“ Santu Yohanes Maria Vianney yang beberapa kali ditolak masuk seminari karena bodoh tetapi berkat kesuciannya ia menghantar ribuan umat menuju Allah bahkan sehari ia bisa memberikan pengakuan 14 - 18 jam kepada umat yang antri mengaku dosa di paroki yang ia pimpin”, Kata Romo Okto.

Dia menambahkan, setiap orang yang datang kepada pastor asal Perancis itu akan merasa sejuk dan setelah itu pasti ada perubahan bermartabat. “ Santu Yohanes Maria Vianney semasa kecilnya identik dengan altar dan pasar, lahir pada tanggal 8 Mei 1786 dan Ia tidak akan mau makan ataupun digendong bila mamanya belum buat tanda salib pada dirinya”, tambah Okto lagi.

Seminar tentang Imamat ini menurut ketua panitia Kristo Blasin dilakukan dalam rangka menyongsong tahbisan 19 imam baru pada tanggal 23 Oktober ini di gereja paroki Santu Yosef Pekerja Penfui Kupang.

Selain seminar menurut Kristo Blasin, panitia juga menyelenggarakan lomba Kitab Suci, paduan suara, olahraga, katekese dan pameran melibatkan tarekat se-paroki Penfui pada tanggal 19 hingga 22 Oktober ini di halaman gereja. (VN-01)
   
 
Sound:
footer2.jpg