Failed to Get RSS Data
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 05-08-2014
  EMU LISNAHAN: JAGA PERILAKU DENGAN KEGIATAN POSITIF
  Kupang, PN - Ketua LSM dan Koordinator KDS Perjuangan Emu Lisnahan ketika diitemui PN di kediamannya di Jalan Amabi Oepura Kota Kupang Pekan silam bercerita banyak seputar upaya pencegahan Virus HIV. Menurut dia, Usaha Produktif bisa meredam pikiran kotor para pengidap HIV dan AIDS. Pikiran jahat muncul karena stress dengan keadaan dan tidak memiliki kesibukan. Lalu stress juga terjadi karena setelah mengidap HIV menganggap seseorang pasti meninggal dan Stigma masyarakat terhadap para ODHA. Hal ini yang membuat mereka semakin terpojok dan melampiaskannya dengan cara yang salah. “ Ada yang minum mabuk, main perempuan sehingga virus HIV ditularkan kepada orang lain, sehingga lewat LSM Perjuangan saya coba membuat satu Program Pemberdayaan Ekonomi, menghimpun teman- teman untuk bekerja secara kelompok sehingga mengurangi stres”, Kata Emu di kediamannya pekan silam. Ia menjelaskan, Pola Sosialisasi yang diterapkan Kelompok Dukungan Sebaya Perjuangan saat ini tidak lagi menampilkan gambar-gambar tetapi menghadirkan langsung para pengidap karena selama ini yang ditampilkan ODHA dengan bentuk fisiknya menyeramkan sehingga membuat masyarakat takut. “ Kami langsung menurunkan orang-orang terinveksi untuk bersaksi dan itu kami sudah lakukan belasan belasan kali bersama dengan kader posyandu saat ada kegiatan dan juga ada kelompok masyarakat yang meminta kami saya selalu pake pola ini”, kata Emu lagi Ada nilai tambah yang dipetik dari pola ini yakni masyarakat tidak lagi menjauhi pengidap tetapi merangkul ODHA. “ Mereka mendekati kami dan minta foto bersama artinya rasa takutnya hilang setelah melihat kesaksian ODHA”, ujar Emu. Orang Dengan HIV dan AIDS yang didampingi KDS Perjuangan sebanyak 366 dari angka 583 kasus, rata-rata mau membuka statusnya sebagai Pengidap kecuali ODHA Pejabat, PNS, TNI dan Polri. “ 20 Persen Pengidap dari PNS, Polri, TNI tidak mau membuka diri. Tapi itu hak mereka kita harus hormati”, ungkap Emu. Ia berharap ODHA yang masih bersembunyi segera keluar dan menunjukkan diri kepada masyarakat karena tidak akan dikucilkan. “ Tapi kalo terus bersembunyi akan membuat diri kita lebih hancur”, ujarnya. Ditanya bagaimana menjaga perilaku agar tidak mengorbankan orang lain yang masih negative Ketua LSM Perjuangan ini mengatakan, Kita tidak akan melakukan hubungan seks sembarangan dan jika terpaksa harus menggunakan kondom. Ia mengaku ada ODHA nakal di Kota Kupang. “ Ini dibuktikan dengan seorang Nenek di KD yang baru ketahuan mengidap Virus HIV. Kami (KDS Perjuangan) sudah bentuk Buser untuk memburu teman-teman ODHA yang nakal itu, menghentikan aktivitas itu karena saya tidak mau ada kasus baru di Kota Kupang. Saya sudah bekerja sama dengan Pol PP, Polresta Kupang untuk melacak jika kedapatan saya sebagai ODHA akan ikut menghukum ODHA nakal itu”, tegasnya. KDS Perjuangan selalu membuka buka pintu 4 Komunitas masyarakat seperti ODHA, OHIDHA, TBC, PSK yang jumlahnya mencapai 1724. “ Mari bergabung di KDS Perjuangan supaya jangan stress dan melakukan hal-hal tidak terpuji. Kita ingin target 2025 NTT bebas dari kasus baru harus bisa tercapai”, ungkapnya. (Into)
   
 
Sound:
footer2.jpg