RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 06-08-2014
  FELISBERTO AMARAL: BPMK HANYA MENDORONG RT RW PEDULI AIDS
  Kupang, PN – Upaya Pemberantasan dan pencegahan Virus bernama Human Imunodefiency Virus – HIV tidak hanya menjadi tanggungjawab Komisi Penanggulangan AIDS Daerah – KPAD Kota Kupang tetapi menjadi tanggungjawab semua pihak. Tak terkecuali Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota – BPMK Kota Kupang. Ditemui di Ruang Kerjanya pekan silam Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota – BPMK Kota Kupang Felisberto Amaral mengatakan, pihaknya terus mendorong masyarakat terutama para Ketua RT RW untuk Peduli terhadap Penyebaran Virus yang menyerang system kekebalan tubuh itu. “ Secara teknis Program pemberantasan dan pencegahan Virus HIV dan AIDS ada di KPAD tetapi secara Kelembagaan ada di kita jadi kita juga ikut bertanggungjawab terhadap Program itu”, ungkap Amaral. Menurut dia, sebagai Lembaga yang membawahi para Ketua RT RW BPMK tetap meminta masyarakat agar waspada terhadap penyebaran Virus HIV. “ Pada kesempatan turun ke Kelurahan terutama pada Moment Pembagian Dana operasional, kita selalu mengisi materi Seputar HIV untuk mencerahkan masyarakat. Bahan arahan saya tidak banyak, yang pokok-pokok saja untuk menjadi Informasi dan motivasi bagi mereka ”, ujar Ketua Untas NTT ini. Ia menjelaskan, tugas-tugas yang perlu dilaksanakan ketua RT RW adalah meengawal Dana PEM, mengawasi dan membantu kelancaran Posyandu dan Kegiatan sosial salah satunya HIV dan AIDS. Itu dalam lingkup skop kami”, ujarnya. Menurut dia, perlunya penguatan Lembaga RT RW dalam bidang HIV merupakan hal penting baik bagi ketua RT / RW maupun elemen masyarakat lainnya sehingga upaya menahan laju pertambahan angka kasus HIV bisa diperlambat. “ Sekarang ini jumlah kasus 589 (data bulan Juli 2014) kita harapkan jumlah ini tidak bertambah banyak. Nah untuk itu kan perlu pemahaman orang tentang Penyebaran Virus secara benar”, katanya. Ia mengatakan, seluruh komponen masyarakat yang ada dalam lingkup Kota Kupang perlu memahami HIV dan AIDS itu apa dan bagaimana penyebarannya. “ RT, RW, Dasa Wisma, Posyandu dan berbagai lembaga lain yang dibentuk oleh Pemerintah dan masyarakat perlu memiliki pengetahuan yang cukup”, ujar dia. Ia menjelaskan, penyebaran Virus HIV sangat eksklusiv tidak seperti TBC yang mudah menular melalui udara. “ Yang kita tau itu kan melalui kontak seksual, Jarum suntik, Air susu ibu, narkoba, juga pisau cukur, karena itu hindari kontak seksual tidak aman, gunakan jarum suntik steril. Saya selalu minta pisau silet baru kalau gunting rambut. Anak-anak saya juga selalu saya ingatkan untuk itu. Bukan hanya HIV tapi penyakit lain yang bisa menular melalui kontak darah misalnya penyakit gula, Hepatitis”, urainya. Lebih jauh ia meminta Warga masyarakat terutama keluarga dekat para ODHA (Orang Dengan HIV / AIDS) dapat memberikan perhatian lebih bukan menjauhi para pengidap. “ Saya kira keluarga harus bantu ya terutama pemeriksaan dan pengobatan terhadap mereka. Jangan kita kutuk dia lagi tetapi berikan dukungan dan solusi, sehingga ODHA itu bisa bangkit untuk menemukan jati dirinya kembali”, katanya. Pada akhir perincangan dengan Peduli News Felisberto Amaral mengimbau agar masyarakat menghindari Kontak seks dengan orang yang bukan pasangannya, tahu bagaimana mencegah dan memberantas Virus HIV. “ Saya tidak menganjurkan pake Kondom tetapi jika sedang kebelet dan membutuhkan penyaluran Hasrat Biologis di tempat Prostitusi sebaiknya GUNAKAN KONDOM”, pintanya. (into)
   
 
Sound:
footer2.jpg